"Saya 20 Tahun, Pemilu Nanti Mau Gunakan Hak Suara"

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

31 Oktober 2018 20:03 WIB
Elektoral | Rilis ID
Sosialisasi sekaligus simulasi pemungutan suara pada para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) PKK Sukarame, Bandarlampung, Rabu (31/10/2019). FOTO: Humas KPU Kota Bandarlampung
Rilis ID
Sosialisasi sekaligus simulasi pemungutan suara pada para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) PKK Sukarame, Bandarlampung, Rabu (31/10/2019). FOTO: Humas KPU Kota Bandarlampung

RILISID, Bandarlampung — ”Usia saya 20 tahun. Pemilu nanti saya mau menggunakan hak suara,” ujar Jhonson terbata-bata, Rabu (31/10/2018).

Jhonson adalah siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) PKK Sukarame, Bandarlampung.

Ia bersama sedikitnya seratus siswa lainnya sedang belajar menggunakan hak pilih pada pemilu 2019 mendatang.

Adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung yang menyelenggarakan sosialisasi sekaligus simulasi pemungutan di sekolah itu.

Peserta sosialisasi merupakan siswa SLB yang sudah berusia 17 tahun ke atas. Mereka penyandang disabilitas kategori B (keterbelakangan mental) dan C (tuna rungu). 

Ketika komisioner KPU Kota Bandarlampung, Fadilasari, menanyakan apakah mereka sudah tahu akan ada pemilihan umum pada 17 April 2019, hanya sedikit siswa yang mengiyakan.

Demikian pula ketika ditanya siapa calon presiden dan wakil presiden yang akan menjadi peserta pemilu, kebanyakan para siswa masih belum bisa menjawab dengan benar.

Fadilasari yang merupakan Ketua Divisi SDM, Partisipasi Masyarakat, dan Kampanye KPU Kota Bandarlampung itu menjelaskan, penyandang disabilitas yang berusia 17-21 tahun atau yang belum pernah memilih, juga adalah pemilih pemula.

”Kegiatan ini diselingi juga dengan pemutaran video tentang siapa pemilih pemula itu,” paparnya.

Sebagai warga negara, mereka juga perlu menggunakan hak suara dalam pemilu mendatang.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya