Lampung Peringkat Dua Provinsi Rawan Politik Uang, Tertinggi di Lamteng
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Provinsi Lampung masuk peringkat kedua sebagai provinsi yang rawan politik uang se-Indonesia.
Hal tersebut dipaparkan Anggota Bawaslu Lolly Suhenty saat meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tematik mengenai Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 terhadap isu politik uang pada Minggu (13/8/2023) di Bandung, Jawa Barat.
Lolly mengungkapkan, pemetaan isu politik uang dilakukan dengan cara pengumpulan informasi, pembobotan dan pemetaan kerawanan.
Hasil pemetaan, Bawaslu RI menyebutkan provinsi Lampung termasuk provinsi yang rawan tinggi isu politik uang.
Lampung masuk peringkat kedua dengan dengen skor 55,56 di mana pada pringkat pertama dipegang Maluku Utara dengan skor 100. Disusul Jawa Barat dengan skor 50, Banten 44,44, dan Sulawesi Utara 38,89.
Sementara, untuk kabupaten/kota di Lampung yang masuk dalam posisi rawan tinggi politik uang secara nasional yakni Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) dengan skor 47,46.
"Di mana Lampung Tengah masuk peringkat 5 setelah Kabupaten Jayawijaya di Papua, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan di Sulawesi Tengah, Kabupaten Sekadau di Kalimantan Barat," paparnya. (*)
Politik Uang
Lampung
Indeks Kerawan Pemilu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
