Hilangkan Nama Caleg, Kredibilitas Tiga Lembaga Survei di Lampung Diragukan
Sulaiman
Bandarlampung
"Ini data terakhir kami, dan pusat data sudah kami tutup. Ada beberapa wilayah terdapat kendala teknis seperti akses yang sulit ke tps sampel, dan aspek keamanan," ujarnya.
Hasil hitung cepat ini juga dikritisi oleh Komisioner KPU Lampung Antonius Cahyalana. Dirinya menilai hasil quick count yang dilakukan oleh Lembaga survei Rakata membuat gaduh peserta Pemilu di Lampung.
Menurutnya data yang digunakan oleh lembaga survei masih belum jelas, karena memiliki Margin of errornya sangat tinggi mencaoai 4,35 persen.
"Dengan margin of error setinggi itu, berbahaya sekali kalau nanti ada caleg yang tidak masuk dalam quick count, dan dia menang, nanti dianggap ada permainan-permainan," ujarnya.
Anton mengungkapkan, tiga lembaga survei ini tidak cermat dalam memahami aturan yang berlaku. Seharusnya suara caleg yang meninggal dunia masuk ke Partai Politik.
"Jadi yang dipublikasikan suara caleg meninggal itu adalah suara partai. Bikin kegaduhan baru," tandasnya. (*)
Lembaga Survei
Rakata
Squad Kuadran
dan ALSHCI
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
