Di Deklarasi Relawan, Jokowi: Saya Bukan PKI dan Antek ’Aseng’

gueade

gueade

Jakarta

3 November 2018 19:23 WIB
Elektoral | Rilis ID
Joko Widodo. ILUSTRASI: RILIS.ID/ Dendi Supratman
Rilis ID
Joko Widodo. ILUSTRASI: RILIS.ID/ Dendi Supratman

RILISID, Jakarta — Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyebut isu dirinya anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak masuk akal.

Isu ini menurut dia menyerang setiap menjelang pemilihan presiden (pilpres) sejak empat tahun lalu.
"Buat isu itu yang cerdas. Isu-isu enggak masuk akal dilempar, tapi ya ada juga yang percaya," kata Jokowi. 

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri deklarasi Relawan Pengusaha Muda Nasional (REPNAS) di Hotel Fairmont, Senayan, Sabtu (3/11/2018).

Ia mengatakan PKI dibubarkan pada 1965, sementara dia baru baru lahir tahun 1961.

Hoaks makin kuat karena beredar foto orang serupa Jokowi berdiri di dekat Ketua Umum PKI DN Aidit ketika berpidato 1955.

"Pidato 1955, saya lahir saja belum, kok mendampingi dia (Aidit)," tutur Jokowi sambil tertawa dalam acara yang juga disiarkan live di salah satu televisi swasta.

Jokowi juga curhat dirinya diserang tudingan antek aseng (China). Isu bermula dari kesepakatan awal ia bersama Presiden China Xi Jinping mengenai kehadiran 10 juta wisatawan China ke Indonesia. 

Ia sebaliknya mengatakan masyarakat harus menyadari sekitar 80 ribu-200 ribu TKI banyak tersebar di kawasan China, Hongkong, dan Taiwan.

"Antek aseng di mana? Kalau dibalik, TKI kita di sana lebih banyak berarti kan antek Indonesia di sana. Kalau bicara antek-antekan," katanya. (*)

 

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya