Catat! #2019gantipresiden Diganti #2019prabowopresiden
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Deklarasi gerakan #2019GantiPresiden berganti menjadi gerakan #2019PrabowoPresiden. Hal ini digagas para tokoh ulama Lampung untuk mendukung Prabowo - Sandi. Lokasinya di Bambu Kuning Square usai salat Jumat (7/9/2018).
Ketua koordinator aksi, ustaz Ahmad Rohli, mengatakan pihaknya tetap melakukan aksi meskipun muncul berbagai penolakan di kalangan masyarakat.
"Ini terjadi karena miskomunikasi, mereka tidak memahami apa yang akan kami lakukan. Deklarasi tetap kami lakukan 7 September setelah salat Jumat dengan nama aksi #2019PrabowoPresiden," ungkapnya di Bambu Kuning Square, Rabu (5/9/2018) petang.
Ahmad Rohli menegaskan deklarasi itu nantinya legal secara formalitas dan tidak ada permasalahan hukum lainnya.
"Kita mohon doanya karena sampai saat ini kami panitia menginginkan kedamaian, ketenangan, dan kelancaran," harapnya.
Dia juga menegaskan bahwa pergantian nama deklarasi sudah berdasarkan rencana awal yang kemudian dibuat surat keputusan (SK) hukumnya.
Gerakan mendukung Prabowo-Sandi sebelumnya juga hadir di Lampung. Misalnya, Aliansi Pencerah Indonesia (API) Provinsi Lampung.
Salah satu deklarator API, Suprapto, sebelumnya menjelaskan API Lampung dideklarasikan tokoh, kader, dan warga Muhammadiyah.
Di antaranya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PEM) Lampung periide 2019-2015 H. Husni Syarnubi, Pengurus PWM H. Fauzi Fatah, H. Muzakir Noor, H. Azib Zanim, dan sejumlah tokoh muda Muhammadiyah. Berikutnya, pengurus dan aktivis Ortom Muhammadiyah, IPM, IMM, Pemuda Muhamnadiyah, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, dan Kokam.
"Para tokoh dan kader Muhammadiyah ini terpanggil untuk bisa berkontribusi positif pada Pilpres 2019, yang menganggap Prabowo-Sandi bila diberi amanah bisa membawa Indonesia lebih baik lagi," ungkapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
