Barlian Mansyur: Saya Siap Beri Kesaksian di Pansus
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Masih ingat Barlian Mansyur? legislator kawakan asal Partai Golkar yang sempat menggegerkan jagad maya dengan statmen kontroversinya, kini muncul kembali dengan episode baru.
Seakan tak henti membuat kejutan, ’singa tua’ julukan yang melekat pada pria yang diklaim banyak pemberitaan ’menghilang’ dengan alasan sakit itu, kini sudah sehat dan kembali beraktivitas.
Yang menarik, Anggota DPRD Kota Bandarlampung itu mengaku siap dihadirkan dalam Pansus Money Politics Pilgub Lampung besutan DPRD Lampung.
Pernyatan Barlian ini, disampaikannya via telepon, dibarengi dengan pesan WhatsApp yang dikirimkan ke wartawan Rilislampung.id. Berikut petikan statmennya, yang juga disampaikan lewat pesan singkat (SMS).
”Yth Add. Saiful. Sy hi barlian mansyur alhamdulillah sudah sehat dan melaksanakan atifitas kembali sebagai anggota dprd kota bandarlampung. Terkait dengan pemberitaan media on line maupun cetak bahwa saya menghindar dari pemeriksaan pansus money politik pilgub lampung. Dan saat ini saya siap untuk memberikan ketrrangan dan dengar pendapat dengan pansus. Pilkada. Agar tidak ada syak wasangka terhadap saya dari semua kalangan... Mksh,” tulis Barlian melalui nomor +6281379308xxx, Kamis (6/9/2018) pukul 04.06 WIB.
Barlian berharap statmennya ini memupus anggapan miring, bahwa dirinya ’kabur’ setelah mengambil keuntungan dari keterangan dalam video berdurasi 19 menit, 10 detik yang telah beredar luas itu.
”Saya ingin luruskan semua. Saya siap beri kesaksian di pansus, ingin clear sehingga tidak ada anggapan miring tetang fakta yang ada,” tandasnya.
Ketika ditanya apakah pernyataan ini bisa dijadikan sebagai bahan pemberitaan untuk disebarluaskan. Barlian mempersilahkan.
”Ya saya perkenankan. Dan saya berharap mereka (DPRD Lampung) bersedia untuk mengagendakan kembali. Saya siap memberikan keterangan atas video itu dan statmen-statmen yang telah saya buat,” imbuh Barlian yang mengaku sedang berada di Solo, Jawa Tengah, dalam rangka kunjungan kerja.
Barlian juga mengirimkan surat kerangan dari RSPAD Gatot Soebroto, tertanggal 2 Agustus 2018 yang ditandatangani dr. Renny F. Hutahuruk, Sp.S, M, Kes.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
