Waka Polda Lampung: Pemilu Damai Bukan Sebatas Slogan

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

3 Februari 2024 15:45 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Wakapolda Lampung Brigjen Ahmad Ramadhan saat menyampaikan orasi di emersia. Foto : Pandu
Rilis ID
Wakapolda Lampung Brigjen Ahmad Ramadhan saat menyampaikan orasi di emersia. Foto : Pandu

RILISID, Bandarlampung — Mewujudkan Pemilu Damai bukan hanya sebatas slogan, tetapi menjadi sebuah ikhtiar bersama.

Hal ini disampaikan Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam orasi politik di HUT ke-6 Rilis.id Lampung di Ballroom Hotel Emersia, Jumat (2/2/2024).

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan dalam membentuk opini publik bahwa media massa memiliki kekuatan yang sangat besar.

Hal tersebut dikarenakan dapat mencapai audience yang luas dengan cara cepat dan sangat efektif.

"Di sisi lain media massa juga berfungsi sebagai pengawas pemerintah dengan mengungkap praktik pelanggaran," jelasnya.

Kemudian di tahun politik saat ini peran media juga diharapkan dapat menjadi media informasi yang edukatif sehingga masyarakat dapat memahami peraturan yang ada.

"Diantaranya aturan mengenai waktu penayangan iklan kampanye di media serta selektif dalam informasi yang berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa," jelasnya.

Lanjutnya bahwa dirinya percaya kita semua yang hadir diacara HUT Rilis.id sependapat bahwa Pemilu damai adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa.

Hal tersebut tentunya untuk menjaga kondisi lintas dan keamanan selama pemilu sehingga mengajak semuanya untuk turut memastikan bahwa Pemilu damai tidak semata-mata di mana ini sebagai slogan.

"Bukan slogan saja melainkan sebuah ikhtiar untuk menciptakan atmosfer yang kondusif selama sampai seluruh rangkaian tahapan," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Rilis.id

Pemilu Damai

Slogan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya