Rawan Kejahatan, Pemotor Diminta Tidak Mudik di Malam Hari

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

22 April 2022 13:47 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Personel Gabungan TNI-Polri dalam pengamanan arus mudik. Foto: ist
Rilis ID
Personel Gabungan TNI-Polri dalam pengamanan arus mudik. Foto: ist

RILISID, Bandarlampung — Sebanyak 4.008 personel gabungan diturunkan untuk menekan gangguan keamanan selama arus mudik dan balik Lebaran. 

Mereka tergabung dalam Operasi Ketupat Krakatau (OKK) 2022 yang dimulai 28 April sampai 9 Mei 2022.

Operasi itu melibatkan 2.357 personel Polda Lampung dan jajaran, 271 prajurit TNI, dan 1.380 dari instansi lain. 

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno, mengatakan personel gabungan akan berjaga dan berpatroli secara bergantian di tempat rawan tindak kejahatan dan jalur mudik. 

"Bagi warga yang ingin mudik jangan lupa properti dan barang berharga pastikan aman. Kesehatan dan fisik kendaraan juga jangan lupa dicek," kata Hendro, saat gelar pasukan di Mapolda Lampung, Jumat (22/4/2022) pagi. 

Untuk mengamankan mudik Lebaran, pihaknya juga menyiapkan 52 pos pengamanan, 33 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. 

"Pengendara yang melalui jalan tol, ada rest area untuk bisa beristirahat dan jalan arteri untuk pengendara motor. Diimbau agar lebih berhati-hati," pintanya. 

Hendro juga meminta kepada pengendara sepeda motor untuk tidak mudik pada malam hari karena lebih rawan.

"Rawan kejahatan, jalan rusak juga tidak terlihat," ingatnya. 

Pihaknya juga menyediakan vaksin gratis baik dosis satu, dua, maupun vaksin booster. (*) 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Polda Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya