Ratusan Tim SAR Gabungan Cari Korban Bocah Tenggelam dengan Metode Tebar Jaring

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

26 Januari 2024 16:12 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Anggota Tim SAR Gabungan saat mencari korban bocah tenggelam dengan perahu. Foto : Istimewa
Rilis ID
Anggota Tim SAR Gabungan saat mencari korban bocah tenggelam dengan perahu. Foto : Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Ratusan personel Tim SAR Gabungan diterjunkan untuk mencari keberadaan bocah tenggelam akibat panik terbawa angin hingga ke tengah laut, di Bumi Waras, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Identitas korban bocah tenggelam diketahui bernama Alfian (6) warga Jalan Ikan Liter, Kangkung, Bumi Waras, Telukbetung Selatan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung, Anthony Irawan, menjelaskan sampai saat ini masih melakukan proses pencarian terhadap korban yang diduga hanyut terbawa arus air laut.

Anthony mengatakan pada Pukul 10.00 WIB, diduga korban saat kejadian sedang berenang bersama 2 (dua) temannya.  Ia menambahkan karena faktor angin, akhirnya korban terbawa arus sehingga hanyut ke tengah laut, karena pelampung yang digunakan dari styrofoam tersebut.

"Karena pakai styrofoam, korban terbawa angin, kemudian di tengah tenggelam. Sedangkan rekan lainnya berusaha menyelamatkan. Namun sama-sama bocah umur 5 sampai 6 tahun sehingga tidak bisa melakukan upaya penyelamatan. kemudian warga segera melapor kepada pamong," jelasnya. 

Kemudian Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas, Damkar, BPBD, TNI, Polri, linmas, relawan dan masyarakat juga turut membantu mencari keberadaan bocah tenggelam tersebut.

Anthony menyebutkan Tim SAR gabungan dalam upaya pencarian korban menggunakan perahu karet dan perahu Basarnas. Kemudian Polairud dibantu nelayan juga ikut mencari dengan perahu dan peralatan yang ada.

"Ada sekitar 100 personel tim gabungan. Untuk radius tadi koordinasi Basarnas, arah angin menuju gunung kunyit kemudian siang hari ini fokus ke tengah karena angin arah kesana, tentunya kita berharap korban segera ditemukan," jelasnya.

Sedangkan metode teknik pencarian pihaknya memakai metode seperti biasa yaitu memakai alat berupa jaring. Sehingga saat diterapkan di laut dapat menemukan korban.

"Kita pakai metode menebar jaring dengan harapan korban bisa tersangkut karena analisa tim gabungan di bawah 1 hari masih di bawah air belum mengambang. Itu informasi kita gunakan," jelasnya.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Bocah Tenggelam

Pesisir Pantai

Tim SAR

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya