Polisi Tangkap Pelajar SMP Muhammadiyah Pembawa Sajam di Tanjungkarang Timur, Usai Ada Tawuran di Telukbetung
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Polisi meringkus seorang pelajar dibawah umur yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) usai ada tawuran di Kota Karang, Telukbetung Timur, Tanjungkarang Timur, Minggu (14/1/2024).
Adapun identitas pelaku tersebut adalah MAA (15) warga Tanjungkarang Barat yang merupakan pelajar SMP Muhammadiyah 1 Bandar Lampung.
Kapolsek Tanjungkarang Timur, Kompol. Hadi Prabowo, menjelaskan bahwa penangkapan itu sekitar Pukul 04.30 WIB, usai terjadi diduga tawuran di Kota Karang.
Awalnya, kelompok geng motor tersangka yang bernama geng motor Pipel Center, gabungan dari anak wilayah Telukbetung Timur dan Gedong Air berkumpul setelah pulang dari Kota Karang yang sempat terjadi keramaian diduga tawuran.
"Malam itu berkumpul sekitar 15 orang dengan menggunakan kendaraan berjumlah 10 sepeda motor," jelasnya.
Kemudian mereka mencari lawan dengan menggunakan jaringan media sosial. Aksi itu dilakukan sambil berkeliling dengan menggunakan sepeda motor.
Akhirnya kelompok itu menemukan calon lawan di wilayah Sawah Brebes. Karena dari informasi di medsos kelompok dari Sawah Brebesa sedang keluar ke jalanan.
Namun saat geng motor Pipel akan mengarah ke lokasi, dalam perjalanan kelompok itu sudah melihat banyak polisi di jalan yang menjadi pertemuan dua kelompok geng motor itu.
Melihat banyak polisi di tengah jalan, akhirnya masing-masing balik kanan kocar-kacir. Karena dikejar warga dan polisi.
Setelah meloloskan diri dari polisi, tersangka yang membawa sajam itu terpisah dari kelompoknya.
Tangkap Pelajar
Tawuran
SMP Muhammadiyah
Tanjungkarang
Telukbetung
Sajam
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
