Akibat Banjir, Petani Cabai dan Singkong di Tubaba Merugi Ratusan Juta

Joni Efriadi

Joni Efriadi

Tulangbawang Barat

13 Oktober 2022 16:24 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kebun cabai terendam banjir di Tulangbawang Barat, Kamis (13/10/2022). Foto: Jhoni
Rilis ID
Kebun cabai terendam banjir di Tulangbawang Barat, Kamis (13/10/2022). Foto: Jhoni

Surono (55),  warga Gunungkatun Malai salah satu petani singkong pasrah dengan kejadian yg ia alami.

Karena 10 hektar kebun singkong yang ia miliki sudah terendam banjir.

"Ini sudah hampir sepekan. Sudah pasti tidak bisa panen. Karena umbinya busuk terendam air," keluhnya.

Ia juga mengatakan disekitar kebunnya ada 20 hektare milik tetangganya yang juga terendam banjir.

 Surono menambahkan bahwa banjir bukan hanya faktor alam saja. Namun debit air ini meluap kiriman dari bendungan Way Rarem yang setiap hujan selalu dibuka ke sungai Pancaran.

Sehingga debit air yang datang semakin tinggi.

"Kalau hanya sekedar hujan saya rasa airnya tidak secepat ini naiknya. Tapi kita sebagai rakyat biasa hanya bisa diam dan tidak bisa berbuat apa-apa," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Tulangbawang Barat, Reni Dewi Rafia, saat di konfirmasi mengatakan untuk tamanan diluar padi belum ada kebijakan dari Kementerian Pertanian untuk dapat asuransi.

"Karena baru padi yang mendapat asuransi pergantian kalau mengalami bancana alam," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Dinas Pertanian  akan meninjau lokasi yang terendam banjir di Tiyuh Karta.(*)

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Cabe

singkong

Tiyuh

Tubaba

lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya