Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang dan BBJ Hadapi Lonjakan Pemudik saat Arus Balik
Pandu Satria
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) disiapkan untuk menghadapi lonjakan pemudik saat arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 6-8 Mei.
Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno memastikan pengoperasian kedua pelabuhan itu mengurai penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Nantinya, kata Hendro, para pemudik akan dikumpulkan di rest area KM 87 ruas tol Bakauheni-Terbanggibesar (Bakter) dan diarahkan masuk ke Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.
Dari Pelabuhan Panjang, kapal akan membawa para pemudik ke Merak melalui Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.
"Di BBJ ada 4 kapal yang disiapkan. Nanti kalau padat bisa kita alihkan juga ke Pelabuhan BBJ untuk bisa diangkut ke Merak," kata Hendro usai memimpin rapat koordinasi (rakor) kesiapan arus balik Lebaran 2022 di Pelabuhan Bakauheni, Selasa (3/5/2022).
Sistem buka-tutup juga akan diberlakukan di jalan tol Bakter maupun Terpeka (Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayungagung) jika terjadi kemacetan panjang.
Jika antrean sudah mencapai 4 kilometer (km), kendaraan pemudik nantinya akan diarahkan masuk ke sejumlah rest area tol Bakter.
"Apabila sudah melebihi hampir 1 sampai 4 km, itu semua kendaraan akan kita masukkan ke rest area. Di situ ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan pemudik, ada tempat ibadah, tempat makan, MCK dan sebagainya," ujar Hendro.
Termasuk menyediakan penjualan tiket penyeberangan di rest area KM 87, KM 49 dan KM 20. Sementara di jalan arteri, penjualan tiket berada di RM Alam Mutiara, RM Siang Malam, dan lintas timur RM Tiga Saudara.
"Nanti ada helper yang akan membantu bagaimana membeli tiket. Harapan kami bisa mulai dari awal perjalanan sudah ada tiket," imbuh Kapolda.
Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang dan BBJ
Lonjakan Pemudik saat Arus Balik
Lebaran
Kapolda Lampung
Pelabuhan Bakauheni
Lampung Selatan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
