Gempa Lampung Selatan Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan BMKG
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi yang mengguncang Lampung Selatan pada Selasa (3/5/2022) malam tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa tektonik ini berkekuatan magnitudo 2,2. Episenter terletak pada koordinat 5.73 LS dan 105.42 BT. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 18 kilometer (km) barat daya Lampung Selatan, dengan kedalaman 4 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal setempat," ujar Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto dalam keterangannya seperti dikutip di Instagram @infobmkg, Selasa malam.
Berdasarkan peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG, lanjut Hartanto, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung bergoyang.
"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," katanya.
Menurut Hartanto, gempa dirasakan di wilayah Lempasing, Telukbetung Timur, dengan skala intensitas II MMI (Modified Mercally Intensity).
"Hingga pukul 22.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan," tuturnya.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*)
Gempa Lampung Selatan Tidak Berpotensi Tsunami
Penjelasan BMKG
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
