Diguyur Hujan Terus-menerus, Jembatan di Adi Mulyo Jebol dan Jalan Putus
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mesuji akhirnya membuat satu jembatan di jalan utama penghubung Desa Adi Mulyo, Kecamatan Panca Jaya, tergerus air dan jebol, Jumat (9/2/2024).
Akibatnya, akses dari dan menuju desa tersebut terputus. Warga yang akan melintas di jalan tersebut harus berbalik arah dan mengambil jalan memutar yang sangat jauh agar bisa melintas.
Setelah mendapat laporan dari desa tersebut, Dinas PUPR Mesuji langsung melakukan perbaikan terhadap jembatan putus tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Peralatan dan Perbekalan (Alkal), Dinas PUPR Mesuji, Hendra, mengungkapkan jika jembatan yang menjadi penghubung antar dua kecamatan itu sempat terputus di pagi hari tadi.
"Saat kita turun, jembatan mengalami rusak parah, menyebabkan jalan terputus. Kami saat ini berupaya melakukan perbaikan darurat. Yang penting, akses jalan tidak terputus, itu yang utama," jelasnya.
Langkah darurat yang dilakukan Dinas PUPR, kata Hendra, dengan memasang batang kelapa sebagai gelegar jembatan tersebut. Selain itu dilakukan penimbunan di dua ujung jembatan, agar kendaraan bisa melintas.
Kedepan, jembatan tersebut akan dilakukan penanganan secara serius setelah masuk dalam perencanaan pembangunan.
"Jembatan ini pasti segera diperbaiki lebih baik lagi. Saati ini kan penanganan darurat. Sebab jalan ini jalan utama menuju Kecamatan Panca Jaya. Sementara, kami pasang batang kelapa agar jembatan bisa dilewati,” terangnya.
Sebab, jika tidak diberi batang kelapa, dipastikan warga tidak bisa melintas karena arus air dibawah jembatan cukup deras jika hujan datang.
Sementara, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Adimulyo, Serda Nazmi, menyebutkan jika jembatan tersebut dibangun sekitar tahun 1984.
Jembatan putus
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
