Diduga Ditipu Agensi, Rombongan WNI Terdampar di Turki, Ada dari Lampung?
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Beredar video sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban penipuan agensi yang menjanjikan kerja di Polandia.
Namun sayangnya, meski sudah menunggu lebih dari tiga bulan, mereka tidak juga diberangkatkan oleh agensi berinisial B dan N. Saat ini, mereka terdampar di Turki.
"Awalnya kami kerja di pabrik masker. Namun sekarang tutup. Sudah menganggur dua bulan ini," ujar salah satu orang dalam video tersebut.
Ia berharap, BP2MI dapat memulangkan mereka yang saat ini tidak memiliki apapun untuk tinggal lebih lama di Turki.
"BP2MI tolong pulang kan kami, untuk Pak Jokowi tolong kami terdampar di sini," tandasnya.
Terpisah, Kepala BP2MI Lampung Ahmad Salabi mengaku sudah mendapatkan video tersebut.
Namun dia belum dapat memastikan kebenarannya karena sampai saat ini belum mendapat laporan.
Saat dikonfirmasi apakah warga Lampung termasuk dalam rombongan tersebut, ia belum dapat memastikan karena belum mendapatkan laporan resmi dari perwakilan BP2MI di Turki tersebut.
Menurut dia, kejadian ini bisa jadi merupakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di mana pekerja diberangkatkan tidak resmi.
"Mereka dibawa saja sama orang, diiming-imingi gaji besar. Bayangannya, Polandia seperti Amerika. Padahal gajinya kecil, biaya hidup besar," ujar dia.
BP2MI
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
