Aksi Arinal saat Temui Mahasiswa: Tegur yang Merokok hingga Mengaku Pernah Jadi Aktivis
lampung@rilis.id
Bandarlampung
"Jadi jangan ngomong soal pagar. Pagar ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Siapa yang bisa menjamin adek-adek tidak anarkis, oleh karenanya mohon pengertian adek-adek ya," tegasnya.
Arinal pun sempat menegur massa yang merokok saat aksi sedang berlangsung.
"Ini bulan puasa. Masa ada yang merokok, memberikan contoh tidak baik," ujarnya sambil menunjuk ke arah kerumunan massa.
Setelah panjang lebar bicara di depan massa, Arinal akhirnya mengabulkan permintaan mahasiswa untuk membuka pagar kawat berduri.
"Oke saya minta ini (pagar kawat berduri) dibuka, tapi sebagian mundur. Saya akan turun, tapi mohon ya, jangan ada di dalam ini yang menunggangi. Saya juga aktivis adek-adek, saya juga punya bendera yang dikibarkan ini. Oleh karena itu, saya pernah melakukan hal seperti ini. Saya ingin adek-adek itu menjadi anak bangsa yang bermartabat pada masa yang akan datang. Oke," katanya. (*)
Aksi Arinal saat Temui Mahasiswa: Tegur yang Merokok hingga Mengaku Pernah Jadi Aktivis
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
