Pemprov Gelar Gelar Istighosah Kubro di Masjid Raya Al-Bakrie, Panjatkan Doa untuk Keselamatan Bangsa

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

28 Desember 2025 07:49 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Foto Diskominfo Provinsi Lampung
Rilis ID
Foto Diskominfo Provinsi Lampung

RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Istighosah Kubro dan Muhasabah Masyarakat Lampung 2025 bersama Al-Habib Husein bin Ja'far Al-Hadar di Masjid Raya Al-Bakrie, Bandar Lampung, Sabtu (27/12/2025), sebagai penutup rangkaian kegiatan akhir tahun.

Kegiatan doa bersama ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Lampung. Mereka memanjatkan doa untuk keberkahan, keselamatan dan harapan baru bagi Provinsi Lampung dan bangsa Indonesia. Sekaligus juga mendoakan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Istighosah Kubro turut dihadiri jajaran pemerintah provinsi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tokoh agama, kyai, alim ulama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Suasana khusyuk menyelimuti masjid sejak awal hingga akhir acara.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai momentum refleksi bersama. Ia menyebut perjalanan pembangunan Lampung sepanjang 2025 diwarnai berbagai capaian sekaligus tantangan yang harus disikapi dengan sikap rendah hati dan keterbukaan untuk terus belajar.

"Sepanjang satu tahun terakhir, ada hal-hal yang patut kita syukuri, namun juga ada kekurangan yang harus kita benahi bersama. Semua itu bagian dari proses yang menuntut keteguhan, kejujuran, dan komitmen untuk melangkah ke arah yang benar," ujar Gubernur.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan tidak semata diukur dari pertumbuhan ekonomi atau kemajuan infrastruktur. Menurut dia, pembangunan yang berkelanjutan harus berpijak pada nilai moral, kebersamaan, dan akhlak yang kuat.

"Tanpa fondasi moral, kemajuan tidak akan bertahan lama. Istighosah ini kita jadikan ruang perenungan agar setiap langkah pembangunan selalu dilandasi niat yang lurus dan tanggung jawab moral," ucapnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya doa dan ikhtiar bersama di tengah ancaman bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Lampung, menurutnya, tidak boleh lengah dan harus memperkuat kesiapsiagaan dengan tetap mengedepankan nilai gotong royong.

"Melalui doa dan munajat, kita memohon agar Lampung senantiasa dilindungi, dijauhkan dari musibah, serta diberi ketentraman dan keselamatan bagi seluruh masyarakatnya," ujarnya.

Menghadapi tahun-tahun mendatang, Gubernur Mirza menilai tantangan pembangunan akan semakin kompleks seiring cepatnya perubahan zaman dan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Karena itu, persatuan dan kolaborasi lintas elemen menjadi kunci utama.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Pemprov Lampung

gubernur Lampung

Rahmat Mirzani Djausal

istighosah qubro

habib husein

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya