Menuju Anugerah Kebudayaan PWI 2026, Pemkab Lampura Matangkan Strategi Presentasi
Furkon Ari
Lampung Utara
Dari total 22 pendaftar, sebanyak 16 kepala daerah dari 12 provinsi dinyatakan lolos hingga tahap penilaian lanjutan.
Penjurian melibatkan lima tokoh nasional, yakni Dr. Nungki Kusumastuti (dosen IKJ, penari, dan artis film), Agus Dermawan (pengamat dan penulis seni budaya), Sudjiwo Tejo (seniman dan budayawan), Akhmad Munir (Direktur Utama LKBN sekaligus Ketua PWI Pusat), serta Yusuf Susilo Hartono (pelukis dan penyair).
Dari hasil penilaian tersebut, dewan juri menetapkan 10 Bupati dan Wali Kota untuk melaju ke babak presentasi yang akan digelar pada 8-9 Januari 2026 di Kantor PWI Pusat, Jakarta.
Perdana Putra menambahkan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan resmi terkait lolosnya Bupati Lampura ke tahap presentasi dan segera melaporkannya kepada bupati.
"Setelah kami laporkan, selanjutnya kami akan mengikuti arahan Bupati untuk mempersiapkan proses presentasi secara optimal," ujar Perdana, Kamis (1/1/2026) lalu.
Ia menjelaskan, pendaftaran Anugerah Kebudayaan ini menonjolkan potensi budaya Cangget Bakha Purnama, sebuah tradisi yang menjadi simbol pemersatu dan wujud nyata pelestarian kebudayaan Lampura.
"Kita berdoa semoga melalui momentum ini, Lampura dapat meraih Anugerah Kebudayaan sebagai bentuk komitmen pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan budaya daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional," pungkasnya.
Sebagai informasi, PWI Pusat resmi menggelar Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang berkomitmen memajukan kebudayaan.
Penghargaan ini akan diserahkan pada peringatan HPN 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Banten. (*)
Anugerah Kebudayaan
PWI
OPD
DKLU
Bupati Lampung Utara
Dewan Pers
HPN
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
