TNI-Polri Diminta Sosialisasi Kinerja Jokowi, Menhan: Rakyat Harus Tahu

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

10 September 2018 17:45 WIB
Nasional | Rilis ID
Menhan Ryamizard Raycudu. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Menhan Ryamizard Raycudu. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, menganggap wajar bila perintah Presiden Joko Widodo meminta TNI-Polri untuk menyosialisasikan keberhasilan kinerja pemerintah. 

Menurut Ryamizard, rakyat memang harus diberi tahu berbagai keberhasilan kinerja Jokowi selaku Presiden RI dalam menjalankan pemerintahan. 

"Semua rakyat kan harus tahu pemerintah tidur apa enggak, ternyata enggak, kerja-kerja, yang lain ngomong saja tapi nyatanya (pemerintah) kerja-kerja," katanya di Jakarta, Senin (10/9/2018). 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menilai, Jokowi memberikan perintah itu juga agar TNI-Polri mengerti kinerja pemerintah selama ini. Jangan sampai, TNI-Polri yang merupakan aparat pemerintah justru tidak paham keberhasilan pemerintah selama ini. 

"TNI dan Polri harus tahu terutana angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara. Dan, harus tahu apa yang dikerjakan presiden. Begitu juga Panglima TNI," ujarnya. 

Ryamizard menilai, selama ini Jokowi telah bekerja secara serius untuk membangun bangsa dan negara. Sehingga, sudah seharusnya keberhasilan itu disampaikan kepada publik. 

"Jadi harus disampaikan informasi yang benar. Beliau RI 1 selalu bekerja. Ke mana-mana. Setelah itu kerja lagi," ungkap dia. 

Ryamizard menegaskan, sosialisasi kinerja pemerintahan Jokowi itu sama sekali bukan bagian dari kampanye. Bahkan, menurut dia, hal itu juga tidak ada kaitannya dengan tahun-tahun politik saat ini. 

"Saya sebagai pembantu presiden tetap saya sampaikan keberhasilan Jokowi kepada masyarakat. Rakyat harus tahu keberhasilan Jokowi. Tidak ada unsur politik," tandasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya