Sejak Januari 2021, Tercatat 101 Penderita TBC di Lamsel
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Sejak Januari 2021 sampai saat ini, tercatat 101 penderita tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Sementara, pada 2020 ada 1.283 kasus TBC.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Lamsel, Kristi Endrawati, menyebutkan penderita TBC tersebar di seluruh kecamatan.
"Dari seluruh kasus pada 2021 ini tidak ditemukan pasien yang meninggal. Harapan kami, semua penderita itu bisa sembuh," ungkapnya, Rabu (24/3/2021).
Dia menjelaskan, dalam mendeteksi dan menekan kasus TBC di Lamsel, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pemeriksaan secara langsung.
Sasarannya adalah mereka yang berobat ke fasilitas kesehatan (faskes) dengan keluhan batuk berdahak. Sampel dari lendir itu kemudian diperiksa.
"TBC ini penularannya secara langsung dan cepat sekali,” ungkapnya dalam wawancara memperingati Hari Tuberkulosis (TBC) sedunia yang jatuh pada 24 Maret 2021.
Jika ditemukan kasus TBC, penderita dapat melakukan pengobatan secara langsung selama enam bulan tanpa dipungut biaya.
Apabila ditemukan pasien yang sudah parah atau memiliki penyakit lainnya, maka akan dilakukan pengobatan di RSUD Bob Bazar yang kini sudah memiliki dua orang dokter spesialis.
"Jadi pengobatannya itu kita mengandalkan seluruh faskes di Lamsel. Kalau masyarakat tidak punya BPJS, tetap dapat program pengobatan gratis," jelas Didik. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
