Di Waykanan: Petani Karet Tertawa, Petani Singkong Merana
Yulianto
Waykanan
”Itu pun masih harus dipotong 22 persen di lapak pembelian. Mesti bayar ongkos mobil angkut dan tukang cabut. Jadi, kami petani menerima bersih kisaran Rp400 per kg,” terangnya.
Dia berharap, pemerintah daerah ikut andil sehingga harga singkong naik. Sehingga, petani paling tidak menerima keuntungan bersih Rp1 ribu per kg.
”Jika dengan harga sekarang, bukan untung tapi malah buntung,” keluhnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
