Desa Harapan Jaya, Wayratai Resmi Jadi Destinasi Wisata

Darmansyah Kiki

Darmansyah Kiki

Pesawaran

30 Maret 2021 21:13 WIB
Daerah | Rilis ID
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meresmikan Desa Wisata Harapanjaya di Kecamatan Wayratai. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Kiki
Rilis ID
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meresmikan Desa Wisata Harapanjaya di Kecamatan Wayratai. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Kiki

RILISID, Pesawaran — Pengembangan kawasan wisata di pedesaan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Salah satunya Bukit Cendana di Desa Wisata Harapanjaya Kecamatan Wayratai.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan hal itu dalam pidatonya saat meresmikan desa wisata tersebut, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, pengembangan pariwisata di pedesaan menjadi alternatif menumbuhkan ekonomi masyarakat di Pesawaran.

"Sebab, industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang relatif stabil pada masa pandemi Covid-19," ujar Dendi.

Dendi menerangkan, setidaknya ada tiga prasyarat membangun sektor pariwisata berbasis pedesaan. Yakni, atraksi dan pagelaran seni budaya; pelayanan dan kenyamanan; dan akses menuju lokasi wisata.

Untuk itu ia berharap, pengembangan pariwisata melalui program one village one destination (OVOD) dapat menjadi solusi untuk menambah pendapatan masyarakat dengan membangun wisata yang bernilai ekonomis.

"Untuk desa di wilayah pegunungan secara konsep kan memang wisata berbasis komunitas yang melibatkan masyarakat desa sebagai pelaku utama. sedangkan untuk wisata pantai kita bangun konsorsium pelaku industri wisata menengah ke atas," tandasnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Elsafri, menambahkan pengembangan kawasan wisata pedesaan telah dicanangkan sejak periode pertama kepemimpinan Dendi Ramadhona.

"Yang kita siapkan sudah ada 60 desa wisata. Dari jumlah itu, ada sepuluh desa wisata yang mendapat prioritas Pemkab Pesawaran, salah satunya wisata Bukit Cendana di Desa Harapanjaya," paparnya.

Dua konsep pengembangan wisata di Pesawaran lanjutnya, antara lain Community Base Tourism (CBT) atau wisata berbasis masyarakat serta Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK di Telukpandan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya