Demokrat Bantu Pemerintah Kuatkan Rupiah, Begini Sarannya

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

Surabaya

7 September 2018 16:50 WIB
Nasional | Rilis ID
Ilustrasi nilai tukar rupiah melemah. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Ilustrasi nilai tukar rupiah melemah. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Surabaya — Ketua Fraksi Partai Demokrat Jawa Timur, Agus Dono Wibawanto, meminta agar pemerintah pusat menghentikan impor dan memperkuat sektor UMKM untuk mengantisipasi dampak ekonomi akibat naiknya nilai tukar dolar terhadap rupiah.

"Impor sangat besar. Akibatnya barang akan sulit dijual dengan murah. Saran saya, pertumbuhan ekonomi mikro diperkuat terutama dan importasi dikurangi. Seperti kata pak JK impor Ferrari setop dulu," katanya pada Jumat (7/9/2018).

Dia mengatakan, selain menyetop impor, pemerintah harus menaikkan harga BBM. Pasalnya, selama ini BBM yang dijual pemerintah sebagaian besar dari impor. Kondisi itu dikhawatirkan akan semakin membebani pemerintah.

"Memang pemerintah pusat harus berani mengambil langkah tegas dan cepat menaikkan BBM. Karena paling besar kuota importasi impor," katanya.

Menurut dia, jika nanti ada kenaikan BBM, maka pemerintah pusat harus memberikan subsidi seperti BLT (bantuan langsung tunai), dan memberikan subsidi ongkos angkut.

"Disamping itu pemerintah harus berani dengan pajak UMKM dinolkan," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, nilai tukar dollar naik dari rupiah dan bahkan sempat menembus angka Rp15 ribu per 1 US$. Kondisi itu dikhawatirkan akan  memicu krisis ekonomi.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya