Delapan ASN Mesuji Dikirim ke Jambi Selama Lima Hari, Belajar Budidaya Ikan
Aripin
Mesuji
RILISID, Mesuji — Pemerintah Kabupaten Mesuji bertekad mengembangkan kembali ekosistem ikan air tawar endemik mereka.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mesuji, Riprianto mengatakan, sebelumnya telah dimulai uji coba budidaya Ikan Baung di Balai Benih Ikan (BBI) Mesuji dan memperlihatkan hasil yang cukup baik.
“Setelah itu kami optimistis langkah pembudidayaan jenis ikan lain seperti Gabus, Jelawat, dan lainnya juga bisa dilakukan,” ungkap Riprianto.
Guna menambah pengetahuan dan kemampuan para aparatur sipil negara (ASN) nya, Dinas Kelautan dan Perikanan Mesuji memberangkatkan delapan orang ASN untuk belajar ke Balai Perikanan dan Budidaya Provinsi Jambi.
“Hal itu merupakan langkah yang bagus. Sebelum ikan air tawar endemik Mesuji punah, perlu dilakukan pembudidayaan. Semoga tim yang berangkat dapat menyerap ilmu secara maksimal serta dapat diterapkan di Mesuji,” pesan Bupati Mesuji Saply, Selasa (23/3/2021).
Riprianto menambahkan, bahwa Pemkab Mesuji sedang dalam proses uji coba pembudidayaan di BBI. Nantinya setelah tim kembali dari Jambi selama lima hari, akan coba dikembangkan jenis ikan endemik lain, serta menggerakkan kelompok pembudidayaan ikan.
“Perlu adanya program budidaya tersebut, untuk menjaga ekosistem ikan air tawar Mesuji agar tidak punah. Karena saat ini bisa dibilang keberadaan ikan endemik Mesuji sangat langka, hanya ada di beberapa pasar tradisional. Budidaya ini juga merupakan inisiasi kita,” pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
