Perempuan Nahdlatul Ulama Didorong Lebih Aktif Jaga Generasi
Yudha Priyanda
Lampung Tengah
RILISID, Lampung Tengah — Peran perempuan dalam menjaga kualitas generasi jadi sorotan dalam Apel Akbar Harlah ke-92 GP Ansor dan ke-76 Fatayat (Nahdlatul Ulama) NU di Lampung Tengah, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Gedung Nuwo Balak ini diikuti sekitar 2.500 kader muda NU dari unsur GP Ansor dan Fatayat.
Ketua Fatayat NU Lampung Tengah Nur Aeni menegaskan, perempuan NU tak hanya berperan di ranah keluarga, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar di tengah masyarakat.
“Fatayat tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam keluarga, tetapi juga peran sosial yang harus terus dijalankan. Perempuan NU harus mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum bagi kader perempuan untuk tampil lebih aktif menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, peran perempuan penting dalam merawat dan menjaga generasi agar tetap kuat di tengah perubahan.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Lampung Budi Hadi Yunanto menyebut, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat solidaritas kader muda NU, bukan sekadar seremoni.
“Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi GP Ansor dan Fatayat NU Lampung Tengah untuk memperkuat solidaritas kader muda dalam mempersiapkan organisasi yang lebih baik di berbagai bidang,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader tanpa meninggalkan nilai ideologi Ahlussunnah wal Jamaah.
Ketua PC GP Ansor Lampung Tengah, Gus Sholihin, turut mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan para pendiri NU dalam menjaga keutuhan NKRI.
NU
Fatayat
Perempuan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
