Wow, Ribuan Peserta Ikuti Kick Off DSC 2021 IIB Darmajaya–BRInkubator dan HIPMI

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

BANDARLAMPUNG

26 Oktober 2020 11:08 WIB
Humaniora | Rilis ID
Suasana Kick Off Darmajaya Startup Competition (DSC) 2021 Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya bersama BRInkubator berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Darmajaya melalui platform zoom dan YouTube dengan tema Fight & Grow Your Business In Pandemi, Sabtu, (24/10/2020)./FOTO ISTIMEWA
Rilis ID
Suasana Kick Off Darmajaya Startup Competition (DSC) 2021 Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya bersama BRInkubator berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Darmajaya melalui platform zoom dan YouTube dengan tema Fight & Grow Your Business In Pandemi, Sabtu, (24/10/2020)./FOTO ISTIMEWA

RILISID, BANDARLAMPUNG — Dalam membangun bisnis dan usaha dalam situasi pandemi untuk bertahan dan berkembang dilakukan kolaborasi.

Itulah yang disampaikan pembicara Kick Off Darmajaya Startup Competition (DSC) 2021 Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya bersama BRInkubator berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Darmajaya melalui platform zoom dan YouTube dengan tema Fight & Grow Your Business In Pandemi, Sabtu, (24/10/2020).

Kedua pembicara tersebut adalah Owner Koma Space & Surya Maxima Yuke Elvandari dan Direktur CV Focus Advertising Adhitya Saputra serta diikuti oleh ribuan peserta.

Yuke mengatakan, kolaborasi akan membantu usaha atau bisnis yang dijalani tumbuh dengan banyaknya ide dari kedua orang atau lebih.

"Kolaborasi akan bantu kita tumbuh dengan self awarenes, scale, creative abrasion, take the long view,” ujarnya.

Dengan situasi pandemi ini, kolaborasi membuat usaha dapat survive.

"Saat sendirian kita hanya dapat melakukan sedikit tetapi ketika beramai-ramai maka banyak yang dapat dilakukan,” katanya mengutip pernyataan Helen Keller.

Senada disampaikan Adhitya Saputra. Menurutnya, dalam dunia bisnis ada yang namanya ATM (amati, tiru, dan modifikasi).

"Bisnis itu kita kolaborasi dengan ide-ide yang dapat kita tampung. Teman-teman yang akan berjuang di kompetisi ini harus dilihat dan sesuaikan dengan kondisi saat ini dalam memulai usaha yang akan dijalani,” sarannya.

Dalam bisnis itu dibilang tricky, lanjutnya, bisnis itu tidak boleh memakai modal untuk kebutuhan pribadi karena akan mengganggu alur dalam pendanaan dari modal bisnisnya.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya