Unik! Ice Cream Pustaka, Baca Buku Gratis sambil Makan Es

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Lampung Selatan

23 September 2018 20:17 WIB
Humaniora | Rilis ID
Sambil makan ice cream, sambil membaca buku. FOTO: ICE CREAM PUSTAKA
Rilis ID
Sambil makan ice cream, sambil membaca buku. FOTO: ICE CREAM PUSTAKA

RILISID, Lampung Selatan — Embah Buyut (68), warga Mataram Baru, Lampung Timur, membuat lapak baca buku gratis bernama Ice Cream Pustaka. Hebatnya, lapak digelar di sela-sela aktivitasnya menjual es krim.

Ice Cream Pustaka tentu mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama anak-anak.

”Saya dagang es krim sudah sebelas tahun, dari tahun 2007. Jualan di beberapa tempat wisata, tetapi utamanya di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur,” papar Embah, Minggu (23/9/2018).

Dia lalu melihat di tempatnya berjualan banyak anak-anak yang bermain dan jajan. Munculah ide membuat lapak itu dengan tujuan anak-anak makan ice cream sambil membaca.

Embah Buyut mengaku motivasi utamanya menggelar lapak buku gratis karena keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak zaman sekarang. Mereka lebih sibuk dengan smartphone, internetan, dan main game.

Untuk lapak Ice Cream Pustaka, Embah Buyut membawa sedikitnya 20-an buku. Sebagian pinjaman dengan materi beragam. Mulai satwa, biologi, buku TK, buku SD, hingga pengetahuan umum.

”Kami tergabung dengan Pustaka Bergerak Armada Pustaka Lampung untuk keberlanjutannya. Secara kebetulan, teman saya dari Rumah Baca Akar Pelangi (Rudi Hartono ) ikut mendorong dengan memberi pinjaman buku. Ada juga sumbangan dari masyarakat,” paparnya.

Embah Buyut mengaku, awalnya dirinya berniat membuka taman baca di rumah. Namun, karena tidak ada yang bisa menjaga, maka dia lakukan sambil berjualan.

Soal nama lapaknya yang menyandang nama perusahaan es krim, Embah Buyut tidak mempersoalkan. Selain sebagai penjual es krim, dia juga bekerja sampingan sebagai pemandu wisata.

”Sejauh ini tidak ada masalah. Yang jelas visi misi saya ingin membangun karakter anak-anak dengan membaca dan ikut mencerdaskan bangsa walau hanya dengan kerja kecil seperti yang saya lakukan di kampung saya sendiri,” tuturnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya