Tim Pemkot 10 Hari di Sulteng, Bawa Bantuan Rp650 Juta
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Kota Bandarlampung bakal memberangkatkan tim kesehatan ke lokasi bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Selasa (9/10/2018).
Tim yang bertugas membantu korban bencana selama 10 hari itu juga membawa bantuan dari pemkot dan masyarakat Rp650 juta.
Wali Kota Bandarlampung Herman HN, mengatakan, bantuan sebanyak Rp500 juta berupa uang tunai dan Rp150 juta dalam bentuk obat-obatan.
”Ada 10 dokter dan 20 perawat yang berangkat. Mereka dibagi menjadi tiga tim di tiga titik di daerah terdampak gempa dan tsunami," terangnya.
Ketua Tim Kesehatan Kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya, mengatakan timnya akan ditempatkan di Kabupaten Sigi, Lampung Tengah.
Lokasi tersebut merupakan salah satu titik terparah bencana. Pihaknya ditempatkan di Kabupaten Sigi setelah menghubungi tim satuan tugas (satgas) bencana.
"Kita di sana selama 10 hari, berangkat kamis pagi, tanggal 11 sampai 21 Oktober. Setahu saya di sana (Sigi) hanya tinggal hamparan dari puing-puing bangunan. Jadi kita harus survive, menyiapkan tenda dan penerangan," ungkapnya.
Selain mengobati korban luka, pihaknya akan mencoba memulihkan trauma (trauma healing) kepada anak-anak di Sigi.
"Sambil mengambil pengobatan bisa keliling camp induk, menghibur anak-anak di sana supaya tidak berlarut-larut dalam kesedihan," tuturnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
