Tim Krakatau Universitas Teknokrat Juara Nasional Kontes Robot Sepakbola Indonesia

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

24 November 2020 16:27 WIB
Humaniora | Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA

Pembimbing Tim Krakatau FC Maulana Aziz mengatakan ada empat robot yang diikutkan dalam kontes terdiri atas tiga robot regenerasi dan satu robot baru.

Demi bisa mempersiapkan empat robot tersebut, Tim Krakatau FC sampai harus menginap dan begadang di laboratorium.

Sedangkan robot regenerasi, Maulana mengakui persiapannya tidak terlalu lama. Kurang dari satu pekan robot itu sudah selesai.

"Paling lama adalah mempersiapkan robot baru. Pembuatannya saja butuh waktu 1,5 bulan. Pembuatan yang paling lama adalah rangkanya. Satu bagian rangka bisa berjam-jam dan kalau gagal harus diulang lagi dari awal," terang Maulana.

Menurutnya, pengulangan pembuatan juga harus dilakukan ketika sedang membuat rangka.

"Tiba-tiba mati lampu, karena setelah lampu hidup kembali pembuatan rangka tidak bisa dilanjutkan," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UTI Dr. HM Nasrullah Yusuf mengungkapkan rasa syukurnya atas diraihnya juara nasional Kontes Robot Sepakbola Indonesia.

"Juara nasional ini membuktikan, meskipun sedang ada pandemi Covid-19, semangat untuk meraih prestasi tidak surut. Saya berharap kedepannya semangat ini bisa terus terjaga," ujar Nasrullah.

Juara nasional ini, lanjut Nasrullah, bukanlah kali pertama. UTI selalu mendapatkan juara nasional setiap tahunnya.

Ia menyatakan persiapan untuk mengikuti kejuaraan nasional sangat matang. Seperti pelatihan dan karantina. Khusus tahun ini karantina dilakukan terbatas karena ada pandemi Covid-19.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya