Taman Budaya Lampung Kirim Tim Kesenian ke PPSS XXI di Padang

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

1 November 2018 09:16 WIB
Budaya | Rilis ID
Tari Ngedikken Matow/Nattinggam yang akan ditampilkan di Padang. FOTO: HUMAS UPTD TBL
Rilis ID
Tari Ngedikken Matow/Nattinggam yang akan ditampilkan di Padang. FOTO: HUMAS UPTD TBL

RILISID, Bandarlampung — UPTD Taman Budaya Lampung (TBL) melakukan gladi bersih pementasan tari di Gedung Teater Tertutup TBL, Rabu (31/10/2018).

Pemantapan itu dalam rangka Pagelaran Pameran Seni se-Sumatera (PPSS) XXI di Padang, Sumatera Barat pada 1-4 November 2018.

Kepala TBL Suslina Sari mengatakan, program tersebut merupakan kegiatan rutin tiap tahun Taman Budaya se-Sumatera.

”Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung lewat UPTD TBL direncanakan menampilkan tari, sastra, dan karya lukis,” paparnya dalam siaran pers yang diterima rilislampung.id, Kamis (1/11/2018).

Suslina menambahkan beberapa data karya lukis yang dikirim ke Padang untuk dikurasi oleh kurator pameran dengan tema ”Peradaban Kampung” ada empat.

Masing-masing Bunga Ilalang (Kota Metro), Nurbaito (Tanggamus), Muhsin (Kota Metro), dan Helmy Azeharie (Bandarlampung).

Sementara itu, sanggar tari binaan TBL menampilkan tari dengan judul ”Ngedikken Matow/Nattinggam” (melihat secara langsung, Lampung, Red).

Tari tersebut terinspirasi dari nilai-nilai keteladanan yang terkandung di dalam ”Tambo” (kitab kuno).

Tarian ini mencoba menggambarkan Ngedikken Matow/Natinggam sebagai salah satu solusi konflik sosial yang berkaitan dengan kekuasaan dan perbedaan. Hal tersebut dikarenakan manusia tidak melihat. Namun, hanya menelaah sebuah persoalan baik mendengar maupun menerima secara lisan.

Pesan yang disampaikan kolaborasi sanggar sekolah SMAN 1 Wayjepara dan SMAN 1 Sribawono, Lampung Timur, itu dapat dijadikan keteladanan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya