IIB Darmajaya Implementasikan Kurikulum Merdeka

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

BANDARLAMPUNG

4 Desember 2020 08:14 WIB
Humaniora | Rilis ID
Suasana sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Mutu Bentuk Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa di Luar Kampus, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kamis (3/11/2020)./FOTO ISTIMEWA.
Rilis ID
Suasana sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Mutu Bentuk Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa di Luar Kampus, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kamis (3/11/2020)./FOTO ISTIMEWA.

RILISID, BANDARLAMPUNG — Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melakukan sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Mutu Bentuk Kegiatan Pembelajaran Mahasiswa di Luar Kampus, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kamis (3/11/2020).

Sosialisasi disampaikan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) IIB Darmajaya melalui platform zoom. Sosialisasi yang digelar mencakup kerja praktik, magang, serta pertukaran mahasiswa kuliah di dalam dan luar negeri.

Rektor IIB Darmajaya Dr. (Can). Ir. H. Firmansyah Y. Alfian., MBA., MSc., mengatakan, kampus yang dipimpinnya sudah lama menjalankan program merdeka belajar, seperti kuliah di luar negeri (student mobility) dan magang.

”Sudah tahun kesembilan kami melaksanakan program student mobility dan joint research. Kegiatan sosialisasi juga lebih memutakhirkan dengan sesuatu yang baru sesuai dengan keinginan Mas Menteri agar lulusan menguasai banyak bidang,” ujar Ketua Aptisi Wilayah II.B-Lampung itu.

Fokusnya, kata Firmansyah, adalah mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang baik sehingga mampu bersaing, tidak hanya secara akademik tetapi juga softskill dan teknologi.

”Mahasiswa kita dapat mengimplementasikannya dan agar kebijakan ini juga berhasil dijalankan dengan baik,” kata dia.

Sementara, Wakil Rektor 1 IIB Darmajaya, Dr. RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., mengatakan, mengerjakan sesuatu dengan standar yang baku adalah sangat penting.

”Ketika kita buat standar mutu yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder, maka kita akan menghasilkan lulusan yang siap dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Model kurikulum merdeka belajar telah lama diadopsi oleh Darmajaya, kita sudah melakukan pertukaran mahasiswa ke luar negeri (student mobility) dan dalam negeri (program permata), RPL (recognize pembelajaran lampau) dan program magang di BUMN,” paparnya.

Aziz juga menjelaskan, implementasi Kurikulum Merdeka Belajar adalah bagaimana mahasiswa dapat paham dengan baik kebutuhan mereka dengan dibimbing oleh para dosen yang menguasai kurikulum dan proses yang ada.

’Sekarang mahasiswa mempunyai kebebasan dalam memilih akademiknya,” ungkapnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya