Dosen UTI Latih Keterampilan-Kompetensi Guru Normatif dan Adaptif SMK YPI Tanjungbintang
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dosen Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK YPI Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis 12 November 2020.
Pada kegiatan pengabdiannya, PKM yang diketuai oleh Dedi Darwis memberikan pelatihan kepada para guru normatif dan adaptif dalam meningkatkan kompetensi untuk mengajar mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKWU).
Guru normatif dan adaptif adalah guru yang mengampu mata pelajaran non-kejuruan di SMK.
Guru normatif pada umumnya mengajar mata pelajaran seperti Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia, Penjas dan Seni Budaya.
Sedangkan, guru adaptif mengampu mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Inggris, IPA, IPS, KKPI dan Kewirausahaan.
Penyesuaian pada kurikulum 2013, membuat mata pelajaran PKWU menjadi lebih banyak dibandingkan jumlah jam pada mata pelajaran adaptif dan normatif.
Sehingga, di SMK YPI guru normatif dan adaptif diharuskan juga mengajar mata pelajaran PKWU.
Namun, agar para guru normatif dan adaptif dapat mengajar mata pelajaran PKWU maka para guru tersebut harus meningkatkan kompetensi agar dapat membuat suatu produk kreatif yang berpotensi untuk kewirausahaan yang dapat diajarkan kepada siswa-siswinya.
Sebagai salah satu kampus terbaik di Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia turut membantu dalam peningkatan komptensi guru di SMK YPI Tanjungbintang melalui pelatihan pembuatan produk-produk digital printing.
Seperti banner, sablon mug, spanduk, brosur, katalog dan pin.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
