Kasus Rudapaksa di Sabuk Empat, Warga Demo Copot Kades
M. Riski Andresa
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Tak terima Kepala Desa (Kades) mengintimidasi orang tua korban atas dugaan kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur hingga hamil.
Puluhan masyarakat desa Sabuk Empat, mengelar aksi demo di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Lampung Utara (Lampura), Rabu (24/9/2025).
Massa aksi mendesak Pemkab untuk segera mencopot Anita selaku Kades yang diduga membekengi oknum Aparatur Desa yang diduga sebagai pelaku rudapaksa untuk menandatangani surat perdamaian.
Paman Korban Ikson Suud mengatakan, terduga merupakan tetangga dan bersebelahan rumah, dengan korban.
Dari pengakuan korban, terduga melakukan aksinya sebanyak dua kali saat rumah korban dalam keadaan kosong dan masuk lewat pintu belakang.
"Kami menyayangkan keterangan Bu Kades saat diwawancarai wartawan yang mengatakan kasus tersebut merupakan perselingkuhan bukan pemaksaan," kata Ikson Suud.
Selain itu pihak keluarga juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang langsung bergerak cepat menangkap terduga di wilayah Sumatera Selatan.
"Kami baru dapat informasi bahwa terduga berhasil ditangkap Tekab 308 Presisi Polres Lampura," imbuhnya
Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Lampura M. Yusrizal mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan masyarakat Desa Sabuk Empat.
"Ini menjadi kewajiban kami untuk menindaklanjuti dan memperjuangkan aspirasi masyarakat," kata Ketua DPRD.
Rudapaksa
kades
sabuk empat
aparat desa
lampung utara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
