Nilai Ekspor Lampung Naik Rp851 Miliar, Sisa Makanan dan Produk Kayu Paling Besar
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Oktober 2023 mencapai US$437,67 juta. Jumlahnya naik 14 persen sebesar US$54,94 juta (851,57 miliar) dibandingkan September sebesar US$382,73 juta.
Dari keterangan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, peningkatan ekspor terjadi pada delapan golongan barang utama. Yaitu lemak dan minyak hewan/nabati naik 0,67 persen, bahan bakar mineral naik 36,61 persen, kopi, teh, rempah-rempah naik 12,61 persen dan ampas dan sisa industri makanan naik 66,63 persen.
Kemudian pulp dari kayu naik 45,05 persen, gula dan kembang gula naik 38,14 persen, hasil penggilingan naik 1,08 persen, serta kayu, barang dari kayu naik 5,70 persen.
“Sedangkan golongan barang yang mengalami penurunan adalah olahan dari sayuran, buah, dan kacang turun 1,06 persen serta sektor ikan, krustasea, dan moluska turun 13,05 persen,” jelas Kepala BPS Lampung, Atas Parlindungan Lubis, Jumat (1/12/2023).
Sementara negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung yaitu Amerika Serikat US$84,97 juta; Korea Selatan US$44,05 juta; Pakistan US$42,05 juta; Tiongkok US$40,4 juta.
Kemudian India US$27,52 juta; Belanda US$24,13 juta; Italia US$20,73 juta; Philipina US$16,97 juta; Selandia Baru US$16,60 juta; dan Thailand US$15,74 juta.
Ekspor Lampung juga mengalami peningkatan pada semua sektor. Seperti sektor pertanian naik 12,01 persen; pertambangan dan lainnya naik 36,61 persen dan serta sektor industri pengolahan naik 9,50 persen.
“Namun jika dibandingkan dengan Oktober tahun lalu, sektor pertanian turun 29,87 persen, sektor pertambangan dan lainnya turun 54,15 persen dan sektor industri pengolahan turun sebesar 20,37 persen,” jelas Atas.
Secara kumulatif dari Januari-Oktober 2023 jika dibandingkan dengan Januari-Oktober 2022 ekspor Provinsi Lampung mengalami penurunan.
Rinciannya di sektor pertanian turun 32,16 persen; sektor pertambangan dan lainnya turun 34,52 persen dan serta sektor industri pengolahan turun 25,27 persen. (*)
ekspor Lampung
impor Lampung
Badan Pusat Statistik
BPS Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
