Gubernur Arinal Paparkan Potensi dan Produk Kelapa Lampung di Pertemuan Internasional ICC

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

5 Desember 2023 16:22 WIB
Bisnis | Rilis ID
Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri ICC ke-59, di Hotel Santika, Selasa (5/12/2023). Foto : Tampan Fernando/Rilis.id
Rilis ID
Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri ICC ke-59, di Hotel Santika, Selasa (5/12/2023). Foto : Tampan Fernando/Rilis.id

RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri International Coconut Community (ICC) ke-59, di Hotel Santika, Selasa (5/12/2023).

ICC merupakan organisasi kerja sama antar negara penghasil kelapa yang diluncurkan oleh United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) pada tahun 1969.

Organisasi ini dibentuk untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang produksi, pengolahan, penelitian, dan pemasaran kelapa dan produk kelapa.

Saat ini, anggota ICC berjumlah 20 negara dan mewakili 86 persen produksi kelapa dunia. Selain Indonesia, anggota ICC lainnya yaitu Fiji, Filipina, Negara Federasi Mikronesia, Guyana, India, Jamaika, Kepulauan Marshall, Kepulauan Solomon, Kenya, Kiribat, Malaysia, Papua Nugini, Samoa, Sri Lanka, Thailand, Timor Leste, Tonga, Vanuatu, dan Vietnam.

Gubernur Arinal mengatakan kelapa merupakan salah satu komoditi andalan utama dari Provinsi Lampung.

Saat ini total produksi kelapa di Provinsi Lampung mencapai 78.571 ton per tahun dengan luas area sebesar 89.673 Hektare.

Berbagai produk kelapa telah disalurkan ke pasar dalam negeri dan diekspor ke berbagai negara. Di antaranya yaitu santan kelapa, karbon aktif, briket, sabut kelapa, kopra, nata de coco, minyak kelapa, kelapa utuh dan lidi nipah.

“Negara tujuan ekspor produk kelapa secara utama adalah Amerika, China, Belanda, Jepang, dan Australia,” kata Arinal.

Produksi produk kelapa ini didukung dengan sejumlah perusahaan industri besar pengolahan kelapa. Melalui UMKM, kelapa juga dimanfaatkan menjadi berbagai produk kerajinan di antaranya fashion dan home dekor.

“Provinsi Lampung juga telah berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk membantu penguatan pasar dari UMKM termasuk produk kelapa. Di antaranya sertifikasi halal, pemberian pendampingan ekspor, dan kerjasama perdagangan antar wilayah,” kata Arinal.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

ICC

Gubernur Arinal

produk Kelapa

Hotel Santika

Zulkifli Hasan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya