Kebutuhan Uang Tunai Selama Libur Nataru di Lampung Diperkirakan Rp3 Triliun
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung memperkirakan kebutuhan uang tunai selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Lampung mencapai Rp3 triliun.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung Tony Noor Tjahjono mengatakan kebutuhan uang di periode libur akhir tahun ini naik dibandingkan Desember 2022 yaitu sebesar Rp2,5 triliun.
“Jadi kebutuhan uang Rupiah pada masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Desember ini diperkirakan sekitar Rp3 triliun. Untuk itu BI dan pihak perbankan lainnya akan menyiapkan uang tunai melalui kas keliling ke masyarakat," ujar Tony, Senin (4/12/2023).
Kegiatan kas keliling ini tidak hanya dilakukan oleh Bank Indonesia, tapi juga dilakukan oleh perbankan yang akan dimulai sejak awal Desember.
“Ini akan dilakukan sejak awal Desember dan sudah ada pertemuan dengan perbankan kemarin untuk berkoordinasi serta berkolaborasi bersama untuk menyiapkan uang kartal,” jelasnya.
Menurut Tony, peningkatan kebutuhan uang pada periode libur akhir tahun kali ini menandakan bahwa ada perbaikan perekonomian di tengah masyarakat.
"Kebutuhan uang ini memang terjadi baik saat Ramadhan, Idul Fitri dan nanti di akhir tahun. Sebab saat kebutuhan serta konsumsi masyarakat meningkat akan ada peningkatan kebutuhan uang pula," ucap dia.
Untuk itu BI Lampung akan terus berkoordinasi dengan bank lain untuk menyediakan uang yang layak edar kepada masyarakat di akhir tahun. Ia memastikan seluruh pecahan dari nominal paling kecil hingga yang besar akan disediakan. (*)
uang tunai
Bank Lampung
BI Lampung
Libur Nataru
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
