Tegas namun Humanis! Inilah Strategi Dendi agar Pesawaran ke Luar dari Zona Merah

Pesawaran

2021-07-19 10:06:38 WIB
Infografis | Rilis ID

Kabupaten Pesawaran saat ini menjadi zona merah atau tingkat penyebaran tidak terkendali Covid-19.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona karenanya menerapkan langkah tegas namun humanis.

"Hal ini dilakukan agar Pesawaran turun menjadi zona oranye, kuning, atau bahkan hijau alias aman," ujar Dendi.

Ia menyampaikannya saat diskusi online dalam program Bupati Menyapa yang diadakan Dinas Komunikasi dan Informatika Pesawaran, Jumat (16/7/2021).

Dendi memaparkan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pesawaran mencapai 1.582 orang. Dari jumlah ini, 96 orang meninggal dunia.

“Tentunya kita tidak ingin angka positif terus bertambah, begitu pula dengan angka kematian yang cukup tinggi di Pesawaran,” tegas Dendi.

Terkait vaksinisasi, ia memaparkan baru mencapai angka 29.792 orang. Sementara, targetnta sendiri di Pesawaran bisa mencapai 347.394 orang.

“Kebijakan vaksinasi merupakan wewenang pusat dan provinsi. Tetapi kita tidak berpangku tangan meski jumlahnya belum mencapai 10 persen,” ungkap Dendi.

Caranya adalah proaktif dengan terus menanyakan stok vakin dan memintanya ke pemerintah pusat dan provinsi.

Dendi membagi tiga golongan masyarakat terkait pengetahuan dan tingkat kesadaran Covid-19.

Pertama, golongan awam yang tersebar di daerah terpencil di Pesawaran. Golongan ini biasanya sudah berumur dan tinggal di daerah terpencil, serta tidak lebih dari 15 persen.

“Golongan ini tidak tahu gejala Covid-19. Begitu juga dengan bahaya dan cara penanganannya,” kata Dendi.

Kedua, golongan tahu tetapi tidak mau tahu atau bisa disebut acuh (cuek). Golongan ini diprediksi mencapai 55 persen dan paling banyak ada di Pesawaran.

“Mereka tahu dan paham Covid-19, tahu bagaimana penanganannya, tetapi cuek merasa pasif terhadap Covid 19, mereka menganggap diri mereka tidak ada penyakit penyerta (komorbid), tahu prokes tetapi tidak memperhatikan prokes,” sindir dia.

Ketiga, golongan yang tahu dan perhatian terhadap Covid-19. Golongan ini sekitar 35 persen. Mereka ini biasanya berasal dari golongan yang mengerti dan mau menerapkan prokes serta disiplin menerapkannya.

Dendi mengatakan, penerapan PPKM Mikro saat ini di Pesawaran masih kurang efektif. Hal ini ia simpulkan setelah melakukan sidak ke beberapa lokasi di Pesawaran, Kamis (16/7/2021) malam.

"Saya berkeliling dan masih menemukan aktivitas berkerumun di beberapa rumah, kemudian ada waralaba yang masih buka padahal sudah melewati jam operasional," ungkap Dendi.

Adanya temuan tersebut, Dendi akan melakukan tindakan tegas agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Tetapi, dilakukan dengan cara-cara yang humanis.

"Saya selalu meminta maaf ketika menerapkan kebijakan ekstrem di Pesawaran, tetapi kalau ini yang terbaik buat keselamatan dan kesehatan masyarakat terpaksa kita sampaikan," ucap Dendi.

Ia melanjutkan penerapan tindakan tegas juga perlu disampaikan dengan cara yang baik dan melakukan pendekatan-pendekatan humanis.

"Saya tidak mau ada Satpol PP bertindak seperti yang viral di media sosial beberapa hari ini. Saya menyadari kita lelah dengan kondisi ini, tetapi inilah ujian kita," papar Dendi.

Editor: RILIS

Tegas namun Humanis

Inilah Strategi Dendi

Pesawaran

Zona Merah

dendi ramadhona

pesawaran

Berita Lainnya