Wadi, 30 Tahun Menjadi Awak Kapal Baru Dua Kali Lebaran Bersama Keluarga
Muhaimin Abdullah
Bakauheni
RILISID, Bakauheni
— Wadi (53), yang merupakan mandor mesin dari KMP Legundi sudah 30 Tahun bekerja sebagai awak kapal.
Namun, dari tga dasawarsa itu dirinya baru merasakan dua kali menjalani Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya di rumah.
"Itu saya sehabis nikah puluhan tahun lalu. Sama satu lagi waktu kapal masih berlayar di Surabaya," katanya saat dimintai keterangan di atas kapal KMP Legundi, Sabtu (22/4/2023).
Ia menyampaikan sewaktu masih di Surabaya jadwal tidak sepadat seperti pelayaran yang ada di pelabuhan Bakauheni-Merak.
"Kita H-3 itu kapal off kalau di Tanjung Perak karena sudah engga ada penumpang," ujarnya.
Ia menerangkan jika sudah menjadi risiko dalam pekerjaan yang membuat dirinya tidak bisa pulang kampung dan menikmati hari raya bersama keluarga setiap lebaran.
"Sudah tugas Negara, ini kan kapal pemerintah juga jadi tugas Negara," terangnya.
Dirinya juga merasa bangga bisa membantu masyarakat yanga melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya.
"Kita bangga-lah bisa membantu masyarakat bertemu dengan keluarganya di kampung, walaupun kita hanya melihat tapi ikut bangga dan senang," ucapnya.
Ia mengungkapkan ketika dirinya merasa rindu dengan keluarga yang berada di rumah, dirinya hanya bisa melakukan panggilan video.
Lebaran Idul Fitri
Shalat di kapal
Bakauheni
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
