UTI Libatkan Mahasiswa Salurkan Zakat Mal ke Sejumlah Panti Asuhan
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka bulan suci Ramadan 1444 Hijriah.
Pada Sabtu (15/4/2023), Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. beserta jajaran dan sejumlah mahasiswa menyalurkan zakat mal ke beberapa panti asuhan. Yakni Harapan Karomah, Mahmudah, SLB Dharmasari, Qoroba Mulya, Trisna Asih, dan Budi Mulya.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan anak-anak di panti asuhan dengan memberikan dukungan finansial serta bantuan materi.
Menurut Mahathir, kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata dari komitmen UTI untuk turut serta dalam membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.
"Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu wujud nyata dari misi UTI sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang berkualitas, tetapi juga turut serta dalam membantu masyarakat dalam kegiatan sosial," ujarnya.
Dia juga meminta mahasiswa UTI untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti bakti sosial ini. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini dapat membantu mahasiswa untuk lebih memahami dan memperdalam ilmu yang didapat di kampus.
"Kegiatan sosial seperti ini juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa UTI untuk lebih memahami kondisi sosial yang ada di sekitarnya, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan," tambahnya.
Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh UTI kali ini melibatkan sejumlah UKM di UTI terdiri dari UKM Basket, UKM Futsal, UKM Voli, UKM Band, dan Ikatan Beasiswa Teknokrat.
Adapun kegiatan yang dilakukan antara lain pembagian sembako berupa 600 kg beras; 30 dus mi instan (30 dus); 45 kg telur; paket perlengkapan kebersihan (sabun mandi, pasta gigi, detergen); dan uang Rp 18.000.000. (*)
UTI Libatkan Mahasiswa Salurkan Zakat Mal ke Sejumlah Panti Asuhan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
