Dosen UTI Tempuh Studi Doktoral di Kampus Top 50 Dunia, Monash University Australia

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

13 April 2023 13:05 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Raihan perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Asean yang disandang Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) dicerminkan juga oleh sejumlah dosen.

Seperti dicapai Ahmad Ari Aldino, dosen tetap UTI di Program Studi (Prodi) Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Teknokrat Indonesia.

Aldino yang memulai karir sejak 2019, kini mendapat kesempatan menempuh studi doktoral di salah satu kampus top 50 dunia versi Times Higher Education 2023 yaitu Monash University, Australia.

Ia mengambil program Ph.D by Research sejak Januari 2023 di Centre of Learning Analytics at Monash (CoLAM), Faculty of Information Technology, Monash University, yang merupakan world-leader di bidang learning analytics.

Aldino melanjutkan studi tersebut dengan Beasiswa Pendidikan Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (BPI Kemendikbudristek).

Program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan dan membangun sumber daya manusia Indonesia yang merupakan program kerjasama antara Kemendikbudristek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. mengungkapkan kebanggaannya atas raihan Aldino.

Ia karenanya berharap Aldino bisa menempuh pendidikan dengan sebaik-baiknya. Termasuk menjaga nama baik UTI.

"Pencapaian ini sekaligus memotivasi dosen dan mahasiswa agar lebih semangat meraih ilmu pengetahuan hingga luar negeri," ujarnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Dosen UTI Tempuh Studi Doktoral di Kampus Top 50 Dunia

Monash University Australia

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya