Didukung Rektor UTI, Berikut Tim Dosen yang Kembangkan Teknologi AI

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

6 Mei 2023 16:12 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

Menurutnya, saat ini program tersebut sudah dapat menggunakan tujuh bahasa yang berbeda, antara lain bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, Korea, Mandarin, Jerman, dan Arab. Selain itu, program tersebut juga dapat menggunakan beberapa bahasa lain seperti Italia dan Rusia.

Ryan mengonfirmasikan bahwa baik pemerintah daerah maupun universitas telah memberikan dukungan dalam pengembangan dosen AI. Menurutnya, Rektor UTI Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., MBA. sangat mendukung penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam pembelajaran.

“Kita harus beradaptasi dengan kecepatan perubahan yang cepat, jika tidak kita akan tertinggal,” ujar Ryan mengutip pernyataan Nasrullah Yusuf, Sabtu (6/5/2023).

Sementara itu, Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. juga memberikan respons positif terhadap peluncuran program dosen AI. Ia memberikan arahan untuk terus mengembangkan teknologi AI dan menemukan terobosan baru dalam pendidikan.

Kecerdasan buatan (AI) memungkinkan kita untuk melakukan berbagai hal yang sebelumnya sulit dilakukan secara manual. Oleh karena itu, Ryan menegaskan bahwa kita perlu memanfaatkan berbagai alat atau tools AI yang tersedia dan membuat AI tersebut lebih mudah diakses dan digunakan oleh banyak orang.

Ketika ditanya mengenai apakah pengembangan dosen AI sesuai dengan regulasi UU guru dan dosen, Ryan memberikan tanggapan yang bijaksana.

Menurutnya, regulasi UU tersebut tidak secara spesifik membahas tentang pengembangan dosen AI. Namun, Ryan menyatakan bahwa pengembangan dosen AI dapat menjadi bagian dari pengembangan profesi dosen.

Ryan menambahkan bahwa terdapat beberapa ketentuan terkait pengembangan profesi, seperti pengembangan kompetensi, peningkatan kualitas, serta pengembangan riset dan inovasi.

Menurut Ryan, pengembangan dosen AI dapat menjadi salah satu bentuk pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas dosen yang diatur dalam UU Guru dan Dosen. Alasan memilih dosen AI sebagai inovasi, bahwa riset dosen AI merupakan bagian dari Riset Besar Metaverse Teknokrat. Selain itu, saat ini Teknokrat telah memiliki Metaverse Mall Teknokrat dan Metaverse Kampus Teknokrat yang tergabung dalam Teknokrat Universe.

Ia menyebutkan bahwa beberapa dosen AI akan menyajikan materi di dunia virtual tersebut. Selain itu, dosen AI juga telah diimplementasikan dalam pembelajaran daring sebagai inovasi baru, di mana semua tugas mahasiswa didasarkan pada AI.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Universitas Teknokrat Indonesia

Dosen AI

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya