Peluang Koalisi Gerindra-Demokrat 50 Persen, Begini Penjelasannya

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

Surabaya

22 Mei 2018 07:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Surabaya — Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Suko Widodo menilai, pertemuan antara Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono dan Sandiaga Uno merupakan silaturahmi yang bertujuan mendekatkan relasi antarparpol. Bisa jadi, pertemuan itu pertanda kalau Partai Demokrat ingin membuka ruang koalisi baru. 

"Saya kira ini silaturahmi biasa. Antar politisi. Tujuannya untuk membangun relasi yang baik," katanya, Selasa (22/5/2018).

Suko menjelaskan, peluang koalisi dengan Gerindra masih sekitar 50 persen. Dia meyakini, Partai berlambang segitiga mercy itu baru akan menentukan sikap politiknya saat last minute. 

"Demokrat selalu ingin dalam posisi tengah dan aman. Untuk berkoalisi ke Gerindra, peluangnya 50 persen dan 50 persen," tambahnya.
 
Dijelaskann Suko, selama ini Partai Demokrat juga masih menjaga peluang untuk berkoalisi dengan Joko Widodo. Dia memprediksi, peta politik akan terbuka setelah Pilkada serentak 2018 selesai digelar. 

"Selama ini Demokrat juga lakukan peluang dengan Pak Jokowi juga. Artinya saat ini yang dilakukan Demokrat adalah penjajakan hubungan untuk mengukur potensi dan peluang," pungkasnya. 

Sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Jumat (18/5) malam. Pertemuan itu menjajaki peluang kerja sama pada Pilpres 2019 nanti.

"Pertemuan kedua tokoh muda tersebut untuk menjajaki kerja sama pada Pemilu Presiden 2019. Komunikasi politik antardua pemimpin muda ini sangat penting," kata Putu dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Pertemuan AHY dan Sandiaga disinyalir akan berlanjut pada SBY dan Prabowo. Kedua tokoh itu dikabarkan berencana mengadakan pertemuan membahas Pilpres 2019 nanti.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya