Bila Pilpres Diikuti 2 Capres, Prabowo Masih Lawan Terberat Jokowi

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

21 Mei 2018 23:12 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, Jakarta — Charta Politika Indonesia melakukan survei Pilpres 2019 dengan beberapa skema, salah satunya melakukan simulasi sejumlah tokoh untuk bertarung head to head dengan Joko Widodo.

Hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih menjadi lawan terberat Jokowi bila pilpres nanti hanya diikuti dua pasangan calon.

Selain Prabowo, ada nama Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, Jokowi berada di angka 58,8 tingkat elektabilitasnya bila berhadapan dengan Prabowo. Sementara Prabowo, meraih 30,0 persen.

"Kalau dihadapkan dengan AHY, Jokowi ada di angka 64,8 persen. Lebih tinggi. Kalau head to head dengan Anies Baswedan, Jokowi 64,4 persen. Dan 64,6 persen kalau berhadapan dengan Gatot Nurmantyo," kata Toto, sapaan akrabnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Jokowi, ujar Toto, berada di angka 60 persen lebih bila berhadapan dengan tokoh lain selain Prabowo. Hal itu berbeda bila Jokowi berhadapan dengan Prabowo yang cenderung di angka 50-an persen.

"Jadi, lawan terberat Jokowi hingga saat ini masih Prabowo," tegasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya