Bertekad Tuntaskan Reformasi, 12 Mantan Presiden Mahasiswa Jadi Caleg PAN
Anonymous
Jakarta
Menambahkan Hanafi Rais, aktivis senior Syahganda Nainggolan menceritakan situasi di penghujung masa Orde Baru (Orba) dan tuntutan Reformasi yang diniscayakan dengan harus turunnya Soeharto dari kursi Presiden RI.
Ia juga mengatakan, meski memang banyak pihak yang terlibat sebagai aktor Reformasi, namun peran Amien Rais sebagai tokoh sentral tak bisa dinafikan.
"Beliau sebagai tokoh yang dengan lantang berani meneriakkan bahwa Soeharto harus turun. Setiap gerakan massa memang punya pemimpin, dan itulah Amien Rais," tegasnya.
Syahganda mendorong para aktivis zaman now ini untuk menuntaskan agenda Reformasi dengan meluncurkan Reformasi jilid dua.
Menurutnya, Reformasi jilid satu telah melenceng dari cita-cita awalnya yang ditandai dengan pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik. Demokrasi elektoral yang melahirkan rezim pencitraan dan modal.
"Kesenjangan makin tinggi dan modal hanya terakumulasi pada segelintir orang. Semuanya transaksional," pungkas Syahganda.
Berikut 12 nama mantan Presiden Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi se-Indonesia yang memperkuat barisan caleg PAN:
1. Dempo Xler (Universitas Bengkulu)
2. Thomas Warijo (Universitas Cenderawasih Papua)
3. Faldo Maldini (Universitas Indonesia)
4. Ronald Akhyar (Universitas Riau)
5. Syamsul Hidayat (UIN SMH Banten)
6. Herli Antoni (Universitas Pakuan Bogor)
7. Atma Winata (Universitas Trisakti Jakarta)
8. Wawan Gunawan (IAIN Pontianak)
9. Buhanudin
10. David Nurfianto (STIK Muhammadiyah Pontianak)
11. Gifari (UHAMKA)
12. Hendri Satrio (UIN Jakarta
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
