Akademisi Sarankan Rekrutmen PPK Diulang

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

7 Februari 2020 16:21 WIB
Politika | Rilis ID
Pengamat politik Universitas Lampung Tony Wijaya. FOTO:IST
Rilis ID
Pengamat politik Universitas Lampung Tony Wijaya. FOTO:IST

Dia menyebut, jika penyelenggaranya saja sudah tidak mengindahkan aturan dan tidak profesional dalam perekrutan, bagaimana dengan hasil pilkada nantinya.

”Ini ditakutkan sistematis. Karena apa? Lihat saja dari pusat hingga daerah bahkan PPK-nya ada persoalan seperti ini. Terus, hasil pilkada nanti akan jadi seperti apa coba? Kan, ini sudah tidak baik buat proses demokrasi kita,” sesalnya.

Sementara, pengamat politik Unila lainnya Budi Kurniawan juga berpendapat sama. Dia juga menyarankan untuk melaporkan ke lembaga yang berwenang jika memang benar terbukti adanya kebocoran soal dan muncul nama-nama siluman dalam proses rekrutmen PPK. 

Lalu, jika benar terbukti, harus dicari motifnya. Apakah ada motif politik untuk calon tertentu. 

Dia juga menyarankan rekrutmen di dua daerah itu diulang. Terlebih jika memang aturannya memang seperti itu. 

”Ya, ikuti saja aturannya bagaimana,” saran dia. (*)

 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya