Kementan Tetapkan Harga Singkong Berdasarkan Kadar Aci, Disperindag Lampung: Daerah Harus Lakukan Tera Ulang Timbangan
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan mengeluarkan petenapan terbaru harga ubi kayu atau singkong.
Di mana dalam surat nomor : 0375/TPM100/C/02/2025 ditandatangani Dirjen Temanan Pangan Yudi Sastro pada 5 Februari 2025 lalu itu mengatur kembali harga singkong berdasarkan kadar aci.
Dalam aturan tersebut, pemerintah menetapkan harga standar singkong Rp1.350 per kilogram dengan kadar aci 24 persen.
Namun untuk kadar aci 25 hingga 30 persen ada tambahan harga. Di mana, kadar aci 25 persen dibeli dengan harga Rp1.406.
Kemudian kadar aci 26 persen Rp1.463, kadar aci 27 persen Rp1.519, kadar aci 28 persen Rp1.575, kadar aci 29 persen Rp1.631 dan kadar aci 30 persen Rp1.688.
Sementara untuk kadar aci dibawah 24 persen akan dikenai potongan rafraksi. Seperti kadar aci 17 persen
Sebaliknya untuk kadar aci di bawah 24 persen akan akan dibeli seharga Rp956.
Kemudian kadar aci 18 persen Rp1.013, kadar aci 19 persen Rp1.069, kadar aci 20 persen Rp1.125, kadar aci 21 persen Rp1.181, kadar aci 22 persen Rp1.238 dan kadar aci 23 persen Rp1.294.
Sementara itu singkong dengan kadar aci di bawah 17 persen, pembeliannya menjadi kebijakan masing-masing pabrik pengolahan tapioka
Terkait hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, meminta pemerintah kabupaten/kota untuk tera ulang timbangan diseluruh perusahaan.
Singkong
harga singkong
kementan
kementerian pertanian
Disperindag Provinsi Lampung
tera ulang timbangan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
