Jaga Ekosistem di Teluk Kiluan Tanggamus, Unila Gandeng Mitra Bentala Gelar Tanam Mangrove dan Diskusi Bersama
Agus Pamintaher
Tanggamus
"Penting juga membangun wilayah ini sebagai Marine eco edu tourism atau wisata laut dengan keindahan laut sebagai tempat pembelajaran atau pendidikan," ujar Prof. Endang.
Sementara itu Camat Kelumbayan Derius Putrawan menyampaikan, dengan delapan pekon, wilayahnya merupakan potensi wisata bahari.
Beberapa obyek wisata yang bisa dinikmati antara lain atraksi lumba-lumba, mandi di laguna, memancing dan bahkan melihat keindahan pantainya yang cukup eksotik.
Dengan adanya kegiatan yang dimotori Unila dan Mitra Bentala, menurut Camat sangat dibutuhkan untuk pengembangan wilayah, meskipun Pemerintah Kabupaten sudah memiliki MoU dan tinggal diperkuat dengan berbagai program atau kegiatan.
"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti disini tetapi ditindaklanjuti dengan kegiatan pendampingan kepada pemerintah Pekon dan masyarakat, sehingga berdampak terhadap kemajuan Pekon Kiluan Negeri," harap Camat.
Dosen sosiologi pedesaan Unila Erna Rochana menambahkan, peran serta masyarakat perlu ditingkatkan tentang kesadaran membangun yang dimaknai sebagai pembanguan sumber daya manusia,
Menurut Erna, jauh-jauh ditanam jika kepedulian untuk menjaga dan memelihara tidak tumbuh, maka akan sia-sia.
Paradigma pola asuh dalam konteks hubungan sosial antara manusia dan tanaman juga perlu dibangun.
"Mangrove yang kita tanam, sejatinya juga harus kita pelihara agar tumbuh dan berkembang dengan baik," kata Erna. (*)
Unila
mitra Bentala
ekosistem
diskusi
tanam mangrove
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
