BPN Lampung Sebut Ada Perbedaan Data Titik SHGB Laut di Aplikasi Bhumi ATR/BPN
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Budianto menambahkan seluruh jajaran BPN Lampung sedang melakukan penelitian dan pengkajian terkait perbedaan data.
"Selain itu, kami akan memperbaiki bidang tanah yang terplotting tidak pada tempatnya sesuai dengan faktor penyebabnya, dengan menggunakan instrumen data teknis yang ada pada masing-masing bidang tanah. Seperti contohnya adalah dengan menggunakan data hasil pengukuran dan instrumen teknis lainnya, sehingga posisi sebenarnya dari bidang tersebut dapat diketahui dan dikembalikan pada posisi seharusnya," ungkapnya.
Dengan perbaikan tersebut, Budianto berharap aplikasi Bhumi ATR/BPN semakin baik lagi. Ia memastikan aplikasi Bhumi ATR/BPN sebagai bentuk keterbukaan untuk memperoleh masukan dari masyarakat.
"Saran dan masukan tersebut diharapkan menjadi pendorong Kementerian ATR/BPN terus maju menjadi lebih baik. Apabila terdapat kendala dan masalah baik terkait peta maupun sertifikat, kami mengimbau agar masyarakat dapat langsung ke kantor BPN kabupaten/kota," pungkasnya. (*)
BPN Lampung
Kanwil BPN Lampung
Bhumi ATR BPN
Badan Pertanahan Nasional
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
