Atap Gereja Roboh di Trans Polri, Pendeta Fhilips Elvis: Apapun yang Terjadi Pasti Dapat Dilewati

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Lampung Selatan

8 Februari 2025 17:21 WIB
Daerah | Rilis ID
Atap dan dinding bangunan gereja di Trans Polri yang rusak diterjang angin saat dibersihkan warga. Foto istimewa
Rilis ID
Atap dan dinding bangunan gereja di Trans Polri yang rusak diterjang angin saat dibersihkan warga. Foto istimewa

RILISID, Lampung Selatan — Angin kencang disertai hujan lebat, membuat atap bangunan dan sebagian dinding Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Trans Polri, Desa Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) rusak parah.

Akibatnya, ada sekitar 40 orang jemaat gereja tersebut diungsikan ke tempat lain dalam melaksanakan peribadatan agar aman dan nyaman.

Ketua Wilayah IV GPdI Lamsel Pendeta Fhilips Elvis (42) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (21/1/2025) sekitar pukul 11.15 WIB.

Sebagai gembala sidang, Pendeta berpesan kepada seluruh jemaat yang dilayani, agar selalu tetap setia dalam beribadah, dan mengutamakan Tuhan.

"Apapun yang terjadi pasti dapat dilewati dan sambil menunggu perbaikan kita beribadah di rumah pendeta," ujarnya. Sabtu (8/2/2025).

Kepala Desa Budidaya Aan Kurniawan mengaku, Pemerintahan Desa telah berupaya membersihkan reruntuhan puing-puing bangunan serta mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten untuk mendapatkan bantuan.

Selain atap dan dinding bangunan, kejadian tersebut juga berdampak pada kerusakan beberapa alat musik, sound system dan peralatan ibadah, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

"Memang gereja tersebut merupakan bangunan lama dan sudah kita ajukan kepada Pemkab Lamsel, agar dapat membantu perbaikannya," harap Aan Kurniawan. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Atap bangunan

gereja

trans polri

Sidomulyo

Lampung Selatan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya