Ternyata Ada Satu Warga Asing yang Ikut Rombongan Evakuasi WNI dari Wuhan, Apa Alasannya?

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Bogor

5 Februari 2020 11:00 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Antara
Rilis ID
FOTO: Antara

RILISID, Bogor — Satu warga negara asing (WNA) diketahui menjadi salah satu dari rombongan 238 orang WNI yang dievakuasi dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, menyusul mewabahnya virus corona baru atau 2019-nCoV di negara tersebut. 

Informasi itu juga dibenarkan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Menurutnya, memang benar pemerintah turut mengevakuasi seorang WNA dari Kota Wuhan. 

Menurut Terawan, seorang WNA itu turut dibawa ke Indonesia karena alasan kemanusiaan. Pasalnya, menurut Terawan, WNA itu adalah suami dari salah seorang WNI yang juga turut dievakuasi ke Tanah Air. 

"Dia kan suami dari (seorang WNI yang dievakuasi), dia bawa anak dua sama istrinya orang Indonesia. Kamu tega enggak ninggalkan suaminya? Ya enggak mungkin kan," kata Terawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

"Karena dia juga kemanusiaan. Anaknya sama istrinya dibawa, kami sebagai manusia piye ayo. Enggak boleh lah. Kita ini bangsa Indonesia bangsa yang arif. Yang betul-betul ingin membantu semua orang. Tapi juga ingin melindungi bangsa dan negara kita," lanjutnya. 

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sebelumnya melaporkan bahwa ada satu Warga Negara Asing (WNA) yang ikut serta dievakuasi dari Kota Wuhan, Cina. 

Bahkan, seorang WNA itu juga ikut dikarantina bersama 237 Warga Negara Indonesia (WNI) di Natuna, Kepulauan Riau. Mereka menjalani karantina dan observasi kesehatan di Natuna selama 14 hari.

"Iya benar ada satu WNA," kata Juru Bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (3/2/2020).

Meski begitu, Faiza memastikan bahwa satu orang WNA ini bukan berasal dari Cina.

"Saya tidak tahu dari mana, yang pasti bukan orang Cina," katanya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya